Karakteristik Morfometrik Kutu Kayu (Armadillidium vulgare) pada Lahan Karst Kecamatan Gu dan Lakudo Kabupaten Buton Tengah

Penulis

  • Muhsin Muhsin Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Halu Oleo
  • Jamili
  • Indrawati
  • Ikbal Muhamad
  • La Ode Adi Parman Rudia Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan FPIK UHO
  • Amirullah Jurusan Biologi FMIPA UHO

Kata Kunci:

Lahan Karst, Kutu Kayu, Morfometrik.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfometrik kutu kayu (Armadillidium vulgare) pada lahan karst di perkebunan yang masih diolah dan bekas kebun di Kecamatan Gu dan Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Jenis penelitian yang digunakan merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif menggunakan metode eksplorasi dengan pengamatan dan pengambilan sampel secara langsung pada lokasi penelitian. Sampel tanah diambil dengan menggunakan kuadran berukuran 25 × 25 cm dengan kedalaman 10 cm. Identifikasi menggunakan jurnal acuan dari Shultz, (2018) dan Schmidt, (2008). Pengukuran morfometrik kutu kayu dilakukan menggunakan mikroskop stereo merek Leica DFC310 FC dengan parameter morfometrik yang diukur yaitu panjang tubuh, panjang antenna, panjang cephalothorax, lebar tubuh, panjang pereon dan panjang pleon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran morfometrik pada parameter panjang tubuh kutu kayu berkisar antara 5,92-8,37 mm, panjang antenna berkisar antara 1,67-1,94 mm, panjang cephalothorax berkisar antara 0,61-0,70 mm, lebar tubuh berkisar 2,67-4,14 mm, panjang pereon berkisar 4,02-5,27 mm dan panjang pleon 1,89-2,49 mm. Sehingga diketahui semakin lama lahan perkebunan ditinggalkan maka karakter morfometrik semakin besar.

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Muhsin, M., Jamili, Indrawati, Muhamad, I., Rudia, L. O. A. P., & Amirullah. (2025). Karakteristik Morfometrik Kutu Kayu (Armadillidium vulgare) pada Lahan Karst Kecamatan Gu dan Lakudo Kabupaten Buton Tengah. BioWallacea: Jurnal Penelitian Biologi (Journal of Biological Research), 12(2), 78–89. Diambil dari https://biowallacea.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/709

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>