Analisis Kadar Klorofil Lamun Halodule uninervis dan Enhalus acroides Di Wilayah Perairan Pesisir Kabupaten Konawe
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik parameter fisik dan kimia perairan di pesisir pantai Kabupaten Konawe serta menentukan kadar klorofil a, b, dan klorofil total yang terkandung dalam tubuh lamun Halodule uninervis dan Enhalus acoroides yang terdapat di perairan pesisir pantai Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari - Mei 2024, pengambilan sampel lamun di tiga wilayah pesisir pantai, yaitu Batu Gong, Toli-toli, dan Tapulaga, Kabupaten Konawe. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur parameter fisik dan kimia menggunakan alat digital serta menganalisis kadar klorofil a dan b pada lamun Halodule unninervis dan Enhalus acroides dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu air pada ketiga lokasi penelitian masih berada dalam rentang baku mutu Biota laut berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 Tahun 2021, yaitu 280C-300C; TSS hanya di pesisir pantai Toli-Toli yang sesuai baku mutu, yaitu 20mg/L; TDS memiliki nilai 26mg/L- 27mg/L, jauh di bawah baku mutu (1000mg/L); nilai pH air 7,2 - 7,5 masuk dalam nilai baku mutu; Salinitas air antara 22% - 32% berada dibawah nilai baku mutu (33% 34%), dan nilai DO antara 3,6 mg/L - 3,9mg/L tergolong rendah jika dibandinkan dengan nilai baku mutu (>5 mg/L). Untuk kadar klorofil a tertinggi terdapat pada lamun Enhalus acroides di Kawasan toli-toli yaitu 25,32 mg/L, sedangkan kadar klorofil a terendah terdapat pada lamun Halodule uninervis di Kawasan Pantai Batu Gong yaitu 7,76 mg/L. Kadar klorofil b tertinggi terdapat pada lamun Halodule uninervis di Kawasan Tapulaga yaitu 12,76 mg/L, sedangkan kadar klorofil b terendah terdapat pada lamun Halodule uninervis di Kawasan Pantai Batu Gong yaitu 5,41 mg/L.
Kata Kunci: Lamun, Halodule uninervis, Enhalus acroides, Klorofil a, Klorofil b, Klorofil total, Kabupaten Konawe.










