The Abundance and Diversity of Soil Microarthropods at Several Stages of Land Reclamation at the Puwatu Final Disposal Site (TPA), Kendari Southeast Sulawesi
Kelimpahan dan Keanekaragaman Mikroartropoda Tanah pada Beberapa Tahapan Reklamasi Lahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puwatu Kendari Sulawesi Tenggara
Keywords:
Diversity, Abundance, ReclamationAbstract
This research aims to determine the diversity and abundance of soil microarthropods at several stages of reclamation at the Puwatu Final Disposal Site (TPA), Kendari, Southeast Sulawesi. The method used in this research uses a quantitative descriptive exploration method. There are three stations, namely Station 1, 5-year reclaimed land (Zone C), Station 2, 10-year reclaimed land (Zone B), and Station 3, 25-year reclaimed land (Zone A). Sampling uses a purposive sampling method. Soil samples were taken using a Soil Ring Sampler, then the soil samples were extracted using a Tullgren Funnel. Identification of microarthropods using a digital stereo microscope. The environmental parameters measured include light intensity, soil temperature and pH, air temperature, and humidity. The results of this research obtained 32 species consisting of the Acarina and Colembolla subclasses. Diversity at station 1 is 2.99, station 2 is 3.18, and station 3 is 3.26. The abundance at station 1 is 430 individuals/m3, station 2 is 760 individuals/m3, and station 3 is 875 individuals/m3. The results of observations show that the longer the land reclamation is carried out, the greater the diversity and abundance.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan kelimpahan mikroartropoda tanah pada beberapa tahap reklamasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puwatu, Kendari, Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode eksplorasi deskriptif kuantitatif. Terdapat tiga stasiun yaitu Stasiun 1, lahan reklamasi 5 tahun (Zona C), Stasiun 2, lahan reklamasi 10 tahun (Zona B), dan Stasiun 3, lahan reklamasi 25 tahun (Zona A). Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Contoh tanah diambil dengan menggunakan Soil Ring Sampler, kemudian contoh tanah tersebut diekstraksi dengan menggunakan Corong Tullgren. Identifikasi mikroartropoda menggunakan mikroskop stereo digital. Parameter lingkungan yang diukur meliputi intensitas cahaya, suhu dan pH tanah, suhu udara, dan kelembaban. Hasil penelitian ini diperoleh 32 spesies yang terdiri dari subkelas Acarina dan Coleembolla. Keanekaragaman pada stasiun 1 sebesar 2,99, stasiun 2 sebesar 3,18, dan stasiun 3 sebesar 3,26. Kelimpahan pada stasiun 1 sebanyak 430 individu/m3, stasiun 2 sebanyak 760 individu/m3, dan stasiun 3 sebanyak 875 individu/m3. Hasil observasi menunjukkan bahwa semakin lama dilakukan reklamasi lahan maka keanekaragaman dan kelimpahannya semakin besar.










